May 9, 2014 - PHP    No Comments

Variabel, Fungsi, dan Kelas Pada Pemrograman PHP

Variabel, fungsi, dan kelas adalah sesuatu yang pasti ada pada setiap bahasa pemrograman, termasuk PHP. Kode program ribuan barispun pada dasarnya merupakan kode-kode yang terdiri dari tiga hal tersebut. Oleh karena itu, untuk setiap orang yang ingin menguasai bahasa pemrograman PHP harus benar-benar memahaminya.

Variabel bisa diilustrasikan sebagai wadah untuk menyimpan data. Data pada pemrograman PHP bisa berupa text, angka, tanggal, kumpulan data atau array, bahkan bisa jadi sebuah object yang memiliki properti tertentu. Variabel didefinisikan dengan menggunakan tanda “$” pada bagian awal kode. Sebagai contoh :

1
$angka = 1;

“angka” merupakan nama variabel sedangkan “1” adalah nilai variabel tersebut. Pada konteks yang lebih kompleks variabel digunakan untuk mendefinisikan array seperti contoh kode berikut:

1
$kumpulan_angka = array (1,2,3,4,5);

Fungsi didefinisikan sebagai sekumpulan perintah yang digunakan untuk mengerjakan/menghasilkan output tertentu. Salah satu kegunaan fungsi adalah untuk membuat program lebih sederhana. Sebagai contoh ketika kita ingin menghitung perkalian suatu matrix, dengan membuat program untuk menghitung satu per satu untuk setiap perkalian matrix akan membuat kode program menjadi sangat panjang dan rentan kesalahan. Fungsi selalu memiliki input dan output. Sebagai contoh perkalian matrix memerlukan input berupa dua matrix yang kemudian outputnya adalah hasil perkalian tersebut. Berikut contoh fungsi dalam PHP:

1
2
3
4
function perkalianMatrix($matrixA, $matrixB) {
     // [kode program perkalian disini]
      return $matrixHasil;
}

$matrixA dan $matrixB merupakan input matrix sedangkan $matrixHasil merupakan hasil dari fungsi perkalian. Hasil proses perkalian kemudian bisa disimpan dalam sebuah sebuah variabel dengan kode sebagai berikut:

1
$hasil_matrix = perkalianMatrix($matrixA,$matrixB);

Kelas secara umum merupakan kumpulan beberapa fungsi dan variable yang berkolaborasi untuk menghasilkan output tertentu. Salah satu fungsi paling dasar kelas adalah suatu fungsi yang sama yang berada pada kelas berbeda tidak akan konflik satu sama lain. Sebagai contoh kita memiliki dua kelas “Manusia” dan “Harimau” sebagai berikut:

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
class Manusia {
    var $jumlah_kaki = 2;
    var $jumlah_tangan = 2;
    
    function getJumlahKaki() {
         return $this->jumlah_kaki;
    }

    function getJumlahTangan() {
        return $this->jumlah_tangan;
    }
}

class Harimau {
    var $jumlah_kaki = 4;
    var $jumlah_tangan = 0;
    
    function getJumlahKaki() {
         return $this->jumlah_kaki;
    }
  
   function getJumlahTangan() {
       return $this->jumlah_tangan;
   }
}

Kelas Manusia dan Harimau sama-sama memiliki variabel dan fungsi yang sama hanya nilainya saja yang berbeda. Dua kelas tersebut bisa kita panggil dengan kode sebagai berikut:

1
2
3
4
$ObjectManusia = new Manusia();
$ObjectHarimau = new Harimau();
$kaki_manusia  = $ObjectManusia->getJumlahKaki();
$kaki_harimau  = $ObjectHarimau->getJumlahKaki();

Jika getJumlahKaki hanya dibuat sebuah fungsi saja, maka fungsi akan mengalami konflik karena nama yang sama, akan tetapi karena didalam sebuah kelas maka dua fungsi dengan nama yang sama bisa dijalankan.

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!